Selasa, 04 Januari 2011

altetik (lari)

Atletik adalah gabungan dari beberapa jenis olahraga yang secara garis besar dapat dikelompokkan menjadi lari, lempar, dan lompat. Kata ini berasal dari bahasa Yunani "athlon" yang berarti "kontes". Atletik merupakan cabang olahraga yang diperlombakan pada olimpiade pertama pada 776 SM. Induk organisasi untuk olahraga. atletik di Indonesia adalah PASI (Persatuan Atletik Seluruh Indonesia).

Beberapa macam lari dalam atletik :
- lari jarak pendek,
- lari jarak menengah,
- lari panjang,
- lari estafet,dan
- lari halang rintang
nomor dalam lempar yaitu:
1.Lempar Cakram
2.Tolak Peluru
3.Lontar Martil
4.Lempar Lembing
Nomor dalam lompat yaitu:
·         Lompat jauh
·         Lompat tinggi



·         LARI JARAK PENDEK
Macam - Macam Start dalam lari :
a.     Start berdiri (Flting Start)
b. Start melayang (Flying Start)
c. Start Jongkok (Cruched Start)

Start Jongkok/Start pendek :
cara melakukannya ialah
·         lutut kaki belakang diletakkan/ditempakkan pada ujung kaki yang muka, jaraknya satu kepal. Jadi boleh dikatakan ujung kaki belakang hampir sejajar dengan tumit kaki yang muka.
·         Kedua lengan lurus sejajar dengan bahu, letakkan dibelakang garis start. Bukan telapak tangan yang mengenai tanah, tetapi pinggiran dari telunjuk dan ibu jari. Pandangan kemuka kurang lebih 1 setengah meter, usahakan badan jangan sampai renggang/tegang dan usahakan berat badan berada kedua belah tangan.

Ø  Latihan Start untuk Lari
1.      Hal – hal yang harus dihindari :
-tidak cukup dorongan kedepan dan kurangnya lutut diangkat.
-Tubuh condong sekali kedepan.
-Memutar kepala dan menggerakan bahu secara berlebihan.
-lengan diayunkan terlalu keatas dan ayunan terlampau jauh menyilang dada.
-Berlari Zig Zig dengan gerakan kekiri dan kanan.
-Pada aba – aba komando siap kepala diangkat, dagu terlalu tinggi atau terlalu rendah.

2.      Hal – hal yang harus di utamakan :
-Membuat kaki yang dilangkahkan seelastis mungkin.
-Menjaga posisi tubuh sama seperti jalan biasa.
-Menjaga kepala tetap tegak dan pandangan lurus kedepan.
-Mengayunkan lengan sejajar dengan pinggul dan sedikit menyilang kebadan.
-Membuwat gerak kaki yang sempurna dengan langkah secara horizontal.

·         LARI SAMBUNG/ESTAFET
Lari sambung adalah salah satu lomba lari yang dilaksanakan secara beergantian atau beranting, dalam satu regu  terdiri dari empat orang pelari yaitu pelari pertama, kedua, ketiga, dan keempat. Pada lari ini pelari tidaak hanya berlari saja tetapi juga harus memindahkan tongkat dari pelari satu sampai ke empat, pada lari ini sering diperlombakan adalah nomor 4 x 100 m dan 4 x 400 m
. Teknik Lari Bersambung (Lari Estafet).
Satu regu pelari estafet biasanya terdiri dari 4 orang pelari. Keberhasilan yang akan dicapai oleh tim sangat ditentukan pada saat melakukan pergantian estafet. Suatu tim pelari harus memiliki pelari-pelari yang tercepat dan mampu melakukan pergantian tongkat dengan sempurna.


2. Teknik Pergantian tongkat Estafet.
Pergantian Tongkat estafet dalam lari bersambung atau lari estafet terbagi menjadi 2, yaitu :
Pergantian Tongkat Estafet tanpa melihat (Non Visual) Yaitu cara pelari menerima tongkat estafet tanpa melihat kepada yang memberi tongkat estafet.
Pergantian Tongkat estafet dengan melihat (Visual) yaitu cara pelari menerima tongkat estafet dengan melihat ke belakang
(pemberi tongkat estafet).
Teknik Pemberian dan Penerimaan Tongkat :
Dari Bawah Jika pemberi memberikan tongkat dengan tangan kanan maka penerima menggunakan tangan kiri. Saat akan memberi tongkat, ayunkan tongkat dari belakang ke depan melalui bawah. Sementara tangan penerima telah siap di belakang dengan telapak tangan menghadap bawah. Ibu jari terbuka lebar, sementara jari-jari yang lainnya dirapatkan. Tangan penerima berada di bawah pinggang.
Dari atas Jika pemberi memberikan tongkat dengan tangan kiri maka penerima juga menggunakan tangan kiri.
Pergantian tongkat estafet harus berlangsung di dalam daerah pergantian yang panjangnya 20 meter. Pergantian tongkat estafet yang terjadi diluar daerah pergantian akan terkena Diskualifikasi.

3. Cara Memegang tongkat Estafet.
Cara memegang tongkat estafet harus dilakukan dengan benar. Memegang tongkat dapat dilakukan dengan dipegang oleh tangan kiri atau kanan. Setengah bagian dari tongkat dipegang oleh pemberi tongkat. Dan ujungnya lagi akan dipegang oleh penerima tongkat estafet berikutnya. Dan bagi pelari pertama, tongkat estafet harus dipegang dibelakang garis start dan tidak menyentuh garis start.
4. Hal-Hal yang Harus Diperhatikan dalam Lari Estafet :
1. Pemberian tongkat sebaiknya bersilang, yaitu pelari 1 dan 3 memegang tongkat pada tangan kanan, sedangkan pelari 2 dan 4 menerima/memegang tongkat pada tangan kiri. 2. Penempatan pelari hendaknya disesuaikan dengan keistimewaan dari masing-masing pelari. Misalnya pelari 1 dan 3 dipilih yang benar-benar baik dalam lingkungan. Pelari 2 dan 4 merupakan pelari yang mempunyai daya tahan yang baik. 3. Jarak penantian pelari 2, 3, dan 4 harus benar-benar diukur dengan tepat seperti pada waktu latihan. 4. Setelah memberikan tongkat estafet jangan segera keluar dari lintasan masing-masing
·         LARI GAWANG
            Gerak lari gawang, baik itu 100, 110m, 200m, 400m putri atau 400m putra.
Hal yang perlu diperhatikan pada waktu melewati gawang :
Bertolak dari jarak 1,95 – 2,15 m di depan gawang, kaki lurus mendarat ± 1,05 – 1,45 m di depan gawang. Ayunan kaki ke depan dengan lutut yang tidak kaku. Lengan diayunkan sewajarnya, lengan di depan didorong ke depan setinggi mata dan dipergunakan untuk menjaga keseimbangan. Bungkukkan badan ke depan mendapatka paha dari kaki yang diayunkan ke depan. Sehingga pada waktu di atas gawang kecondongan badan dipertahankan. Di atas gawang kaki belakang ditarik ke depan dengan gerakan beruntun, posisi kaki terlipat, paha terbuka ke samping, telapak kaki diputar kearah luar, dan rata-rata di atas gawang. Usahakan waktu melampaui gawang titik ketinggian berada tepat di atas gawang, tidak di depan atau di belakang gawang. Pusatkan pandangan  ke depan bagian atas gawang.
            Start dan mengambil gawang pertama merpakan hal yang menentukan bagi seorang pelari gawang, terutama lari gawang 100m wanita dan 110 m pria. Start harus dilakukan dengan kecepatan tinggi dantidak mengurangi kecepatan saat mengambil gawang pertama. Kelancaran mengambil gawang pertama ini sangat mempengaruhi pada pengambilan gawang berikutnya.
            2. Teknik Lari Gawang
1. Dari mulai start ke gawang pertama
            Start yang biasanya dilakukan dalam lari gawang adalah start jongkok. Faktor pertama yang perlu diperhatikan oleh seorang pelari adalah gerakan yang dilakukan mulai dari start ke gawang pertama. Hal yang perlu di perhatikan pada waktu akan melewati gawang pertama sebagai berikut :
A.    Pada waktu hendak bertolak, pinggang harus diangkat tinggi dan cukup jauh dari gawang yang akan dilewati.
B.     Lutut kaki harus berada di depan diangkat tinggi, hingga membentuk sudut ± 900 - 950 , sedangkan lutut kaki belakang lurus dengan tumit diangkat tinggi.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar